Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein Ada di Mana? Ini Lokasi dan Fakta Little St James

Kamis 05 Feb 2026, 12:04 WIB
Ilustrasi. Pulau pedofil milik Jeffrey Epstein yang belakangan ramai dibahasa usai Epstein Files dirilis. (Sumber: Freepik/tawatchai07)

Ilustrasi. Pulau pedofil milik Jeffrey Epstein yang belakangan ramai dibahasa usai Epstein Files dirilis. (Sumber: Freepik/tawatchai07)

POSKOTA.CO.ID - Nama Jeffrey Epstein belakangan tengah menjadi perhatian publik dunia setelah Epstein Files dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice/DOJ).

Miliarder Amerika Serikat yang meninggal dunia pada 2019 itu dikenal sebagai figur sentral dalam salah satu skandal kejahatan seksual terbesar di dunia.

Di antara berbagai aset dan lokasi dalam kasus tersebut, satu tempat yang turut mencuri perhatian, yakni pulau pribadi yang dijuluki publik sebagai “Pulau Pedofil”.

Pulau tersebut bernama Little St. James, sebuah pulau kecil yang terletak di Kepulauan Virgin Amerika Serikat (USVI).

Meski ukurannya tidak besar, nama Little St. James kerap muncul dalam kesaksian korban, dokumen pengadilan, serta laporan investigasi media internasional.

Pulau ini disebut-sebut sebagai lokasi utama aktivitas tertutup Epstein selama bertahun-tahun, sekaligus menjadi simbol isolasi dan kekuasaan yang dimilikinya.

Julukan “Pulau Pedofil” bukan muncul tanpa dasar. Dalam berbagai dokumen hukum, Little St. James digambarkan sebagai kawasan super tertutup dengan akses yang sangat terbatas.

Keberadaan pulau ini semakin disorot setelah publik mengetahui bahwa Epstein tidak hanya memiliki satu, melainkan dua pulau pribadi yang saling berdekatan, yakni Little St. James dan Great St. James.

Lantas, di mana tepatnya Pulau Pedofil milik Jeffrey Epstein tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

Baca Juga: Link Video Viral Cukur Kumis Bikin Heboh, Benarkah Ada Versi Full hingga Puluhan Menit? Ini Faktanya

Di Mana Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein?

Melansir Forbes, Jeffrey Epstein membeli Little St. James pada 1998 dengan harga hampir 8 juta dollar AS.


Berita Terkait


News Update