Pulau dengan luas lebih dari 70 hektare tersebut sejak awal dirancang sebagai hunian privat dengan sistem keamanan dan akses yang sangat terbatas.
Pulau ini sendiri terletak di Kepulauan Virgin Amerika Serikat, sekitar dua mil dari St. Thomas, Karibia, dengan luas sekitar 70–72 hektare.
Pada 2016, Epstein kembali memperluas kepemilikan propertinya dengan membeli pulau di sebelah Little St. James, yakni Great St. James.
Pulau ini memiliki luas lebih dari 160 hektare dan dibeli dengan nilai fantastis mencapai 22,5 juta dollar AS.
Pembelian Great St. James semakin memperkuat dugaan bahwa Epstein membangun kawasan tertutup yang terisolasi, sekaligus memperluas ruang geraknya di wilayah tersebut.
Kedua pulau itu kemudian dikenal sebagai bagian dari aset utama Epstein di Karibia.
Baca Juga: Isi Surat Anak SD Bunuh Diri di NTT Apa? Ini Terjemahan dan Fakta Tabir Masalah yang Dihadapi Korban
Setelah Jeffrey Epstein meninggal dunia pada 2019, nilai kedua pulau warisan tersebut sempat ditaksir mencapai sekitar 31 juta dollar AS.
Namun, dalam perkembangannya, aset tersebut kemudian ditawarkan ke pasar dengan harga yang jauh lebih tinggi, yakni mencapai 125 juta dollar AS.
Dalam dokumen Epstein Files, terdapat email internal yang secara jelas mencantumkan alamat Epstein Island.
Email tersebut dikirim oleh Lesley Groff, mantan asisten pribadi Epstein, terkait pengiriman barang ke pulau tersebut.
“Saya mengerti Anda perlu mengirimkan "Tanzania Art" milik Jeffrey ke pulaunya... Berikut alamatnya dan saya telah mengirimkan salinan email ini kepada para pengasuhnya agar mereka dapat memantau…,” tulis Groff.
