"Mudah-mudahan 1-2 tahun ke depan sudah bisa dimulai pembangunannya. Kalau itu bisa dilakukan akan sangat baik bagi Jakarta sendiri, bagi Banten, dan tentunya bagi transportasi yang ada di Indonesia," kata dia.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan, Provinsi Banten memiliki keterkaitan mobilitas yang sangat tinggi dengan Jakarta karena sebagian besar warganya bekerja di ibu kota.
"Kami berbatasan langsung dengan Ibu Kota, dan warga kami sebagian besar itu bekerja di Jakarta. Dan kemudian pada malam hari mereka kembali ke Jakarta (maksudnya: kembali ke Banten), dan pada jam-jam tersebut maka kemacetan terjadi juga di tempat kami," ujar Soni.
Baca Juga: Parekraf Sebut Tak Ada Kegiatan Perayaan Imlek di Kawasan Pecinan Glodok
"Pagi hari kemacetan terjadi di Jakarta, malam hari kemacetan terjadi di wilayah Provinsi Banten. karena semua masyarakat masih menggunakan kendaraan pribadi. Bahkan dalam satu rumah ada beberapa kendaraan pribadi yang keluar masuk ke Jakarta," katanya.
Dengan rencana pembangunan MRT hingga Balaraja, Soni berharap beban lalu lintas di jalan Jakarta maupun Banten dapat berkurang signifikan.
"Oleh karena itu, bilamana terjadinya terlaksananya rencana ini, mudah-mudahan ini akan mengurangi beban jalan Jakarta dan jalan Banten," ungkap dia.
Menurut dia, kehadiran moda transportasi massal yang terintegrasi dinilai akan memudahkan mobilitas warga, sekaligus mendorong perubahan pola dan gaya hidup masyarakat agar beralih ke angkutan umum.
"Dan kemudian ini akan memudahkan kita menggunakan transportasi massal dan akan membuat gaya hidup masyarakat terkait dengan penggunaan transportasi massal akan tumbuh dan berkembang di wilayah perbatasan Jakarta," ujarnya.
Sebagai informasi, pengembangan MRT Lintas Timur-Barat diharapkan memperluas cakupan layanan transportasi publik, memperkuat sistem aglomerasi, serta meningkatkan daya saing kawasan.
Dengan terhubungnya koridor utara-selatan hingga Kota Tua, serta barat-timur sampai Balaraja, sistem transportasi Jakarta dan sekitarnya akan semakin terintegrasi. (cr-4)
