Puasa Ramadan tidak hanya bernilai kewajiban, tetapi juga sarana pembinaan diri. Ibadah ini melatih kesabaran, pengendalian hawa nafsu, serta memperbaiki akhlak dan kepedulian sosial.
Rasa lapar dan dahaga yang dirasakan selama berpuasa menumbuhkan empati terhadap mereka yang kekurangan. Dari sinilah lahir semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah agar keberkahan Ramadan dapat dirasakan bersama.
Menjalankan Puasa dengan Ilmu dan Kepedulian
Memahami bahwa puasa Ramadan adalah kewajiban akan mendorong umat Islam menjalankannya dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Puasa yang dilandasi ilmu akan lebih bermakna dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melalui kepedulian sosial, seperti berbagi bersama lembaga zakat dan kemanusiaan, ibadah puasa tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
