POSKOTA.CO.ID - Gagal bayar (galbay) pada layanan kredit digital seperti SPayLater dan SPinjam masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian masyarakat.
Tak sedikit pengguna yang langsung panik ketika terlambat membayar cicilan, apalagi setelah menerima telepon penagihan atau pesan peringatan dari pihak SPayLater atau SPinjam.
Ketakutan akan ancaman dipenjara, didatangi debt collector (DC) lapangan, hingga tekanan psikologis membuat banyak orang mengambil keputusan tergesa-gesa.
Untuk itu, penting bagi masyarakat memahami fakta sebenarnya terkait galbay SPayLater dan SPinjam agar tidak terjebak kepanikan berlebihan.
Dengan pemahaman yang tepat, pengguna dapat menghadapi persoalan keterlambatan pembayaran secara lebih rasional dan aman, tanpa harus menambah beban utang baru.
Lantas, mengapa mengapa pengguna SPayLater dan SPinjam tidak perlu panik berlebihan ketika mengalami galbay? Mari simak informasinya lebih lanjut.
Baca Juga: Heboh Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Digosipkan Cerai, Asli Atau Hoax?
Alasan Galbay SPayLater dan SPinjam Aman
Seperti dilansir dari kanal YouTube Solusi Keuangan, pada Selasa, 3 Februari 2026, berikut tiga alasan utama mengapa pengguna tak perlu takut berlebihan ketika mengalami galbay di SPayLater dan SPinjam.
1. Terdaftar dan Diawasi OJK
Salah satu alasan utama SPayLater dan SPinjam dinilai relatif aman adalah statusnya sebagai layanan pinjaman legal yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Artinya, seluruh mekanisme penagihan harus mengikuti ketentuan hukum yang berlaku, termasuk larangan intimidasi, ancaman, maupun tindakan di luar etika.
Pengguna yang telat bayar memang akan menerima pengingat, baik melalui aplikasi, pesan singkat, maupun panggilan telepon.
