Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Terkena Lemparan Flare di Laga Cremonese vs Inter Milan

Senin 02 Feb 2026, 10:55 WIB
Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menjadi korban pelemparan flare oleh supporter Inter Milan. (Sumber: Transfermarkt)

Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menjadi korban pelemparan flare oleh supporter Inter Milan. (Sumber: Transfermarkt)

POSKOTA.CO.ID - Pertandingan Cremonese vs Inter Milan pada pekan ke-23 Serie A yang digelar pada Senin, 2 Februari 2026 menyisakan cerita yang tidak menyenangkan. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero menjadi korban lemparan suar dari tribun belakang gawang yang dijaganya.

Dilansir dari Football Italia. Tribun tersebut diketahui berisikan pendukung tim tamu yaitu Inter Milan.

Situasi tersebut memaksa laga yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini dihentikan sementara waktu.

Terdengar ledakan keras, asap yang memenuhi udara, dan perhatian tertuju pada Audero yang tergelatak usai terkenda lemparan flare.

Walaupun mengalami luka, Emil Audero masih tetap menunjukkan profesionalisme tinggi. Ia mendapat perawatan medis singkat di lapangan dan memutuskan melanjutkan pertandingan hingga laga berakhir.

Baca Juga: Absen Bela Timnas Indonesia, Emil Audero Doakan yang Terbaik dan Yakin Lolos Piala Dunia 2026

Kronologi Pelemparan Flare dan Dampaknya untuk Emil Audero

Lemparan flare yang mengenai Emil Audero terjadi secara tiba-tiba dari arah tribun tandang. Suar tersebut lalu meledak di dekat tubuh sang kiper dan menyebabkan luka ringan serta bekas luka bakar di bagian kakinya.

Audero sempat menjalani pemeriksaan medis sebelum pertandingan dilanjutkan.

Keputusan untuk tetap bermain diambil setelah kondisinya dinyatakan cukup aman, meski jelas insiden tersebut berisiko besar bagi keselamatan pemain.

Secara teknis, pertandingan tetap berjalan sesuai rencana. Inter Milan mengamankan kemenangan lewat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski, sementara Cremonese gagal memanfaatkan momentum gangguan pertandingan.

Namun, hasil di papan skor seolah menjadi catatan yang minor dibandingkan sorotan terhadap keselamatan pemain. Insiden ini langsung memantik diskusi luas soal keamanan stadion dan perilaku suporter di Serie A.


Berita Terkait


News Update