DLH Tegaskan Pengiriman Sampah ke RDF Rorotan Dibatasi, Kini 200-600 Ton per Hari

Minggu 01 Feb 2026, 18:44 WIB
Petugas keamanan berjaga di RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Petugas keamanan berjaga di RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menegaskan bahwa operasional RDF Plant Rorotan tidak dijalankan secara penuh, melainkan bertahap dan dengan pengawasan ketat sejak proses pengangkutan hingga pengolahan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan bahwa RDF Plant Rorotan saat ini masih beroperasi secara terbatas, lima hari dalam seminggu dengan dua shift kerja. 

"Sementara itu, hari Sabtu dan Minggu dimanfaatkan khusus untuk kegiatan pembersihan dan penataan area operasional," ujar Asep kepada awak media, Minggu, 1 Februari 2026.

Asep mengatakan, hal itu dilakukan menyikapi kekhawatiran warga terkait potensi bau dan pencemaran terhadap dampak lingkungan. 

Baca Juga: Pemkab Bogor Bangun Pasar Garuda Tani Sediakan 150 Lapak Pertanian Buah hingga Tanaman Hias

Atas dasar itu, dikatakan Asep, operasional RDF Rorotan tidak langsung dijalankan pada kapasitas maksimal 2.500 ton per hari. 

"Kami mulai dari 200 ton per hari, kemudian naik menjadi 400 ton, 600 ton, dan secara bertahap menuju kapasitas 1.000 ton per hari sesuai arahan Bapak Gubernur,” ucap Asep.

Ia menjelaskan, pasokan sampah yang diolah berasal dari enam kecamatan di Jakarta Utara dan lima kecamatan di Jakarta Timur. 

"Dalam setiap tahap peningkatan kapasitas, DLH memastikan seluruh sistem pengendalian emisi dan kebauan berfungsi optimal dan sesuai standar teknis," kata Asep. 

Baca Juga: Setahun Uji Coba Operasi RDF Rorotan, Keluhan Bau dari Warga Terus Muncul

Selain proses pengolahan, Asep menyebut perhatian besar juga diberikan pada aspek pengangkutan sampah yang selama ini menjadi salah satu kekhawatiran utama warga. 


Berita Terkait


News Update