POSKOTACOID - Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat di segala sektor, termasuk sektor keuangan, masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pendanaan.
Dulu, selain uang tunai dan kartu debit, masyarakat mengandalkan kartu kredit untuk melakukan transaksi. Namun kini, layanan PayLater dan juga pinjaman online (pinjol) kerap jadi andalan masyarakat untuk mendapatkan pendanaan tambahan.
Dua layanan pendanaan ini kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan pembiayaan dengan lebih mudah dan praktis.
Walaupun secara kasat mata, PayLater dan Pinjol sering dinilai serupa, tapi ternyata keduanya cukup berbeda lho.
Baca Juga: Cek 15 Platform Nonton Video Bokeh atau Film Jepang Gratis Legal Tanpa Proxy VPN? Cek Selengkapnya!
Kedua layanan ini memang sama-sama menerapkan sistem angsuran atau cicilan dalam proses pelunasan tagihan dan ada juga bunga yang dikenakan.
Akan tetapi, PayLater dan Pinjol ternyata cukup berbeda lho. Apa saja perbedaannya? Berikut ini ulasan lengkapnya.
Perbedaan PayLater dan Pinjol
Merangkum dari situs resmi Sahabat Pegadaian, ada sejumlah aspek yang membedakan antara PayLater dan juga Pinjol. Simak penjelasan berikut ini.
1. Tujuan penggunaan
Dilihat segi tujuan penggunaan, PayLater digunakan untuk membeli barang yang dibutuhkan sekarang saat pengguna belum mempunyai dana dan melunasinya kemudian dengan dicicil.
Sementara, pinjol memiliki tujuan agar debitur mendapatkan pembiayaan atau dana dengan cepat dan mudah tanpa melalui proses berbelanja di aplikasi daring.
Baca Juga: Tidak Bisa Melunasi KUR BRI 2026? Waspadai 4 Risiko Ini
