"Selanjutnya, musyawarah dan pengambilan keputusan yang diumumkan kepada masyarakat," jelas Abu Rokhmad.
Baca Juga: Roy Suryo Berencana Laporkan Balik Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis ke Polda Metro Jaya
Metode Penentuan Awal Ramadhan 1447 H

Lebih lanjut, Qbu Rokhmad menegaskan, Kemenag secara konsisten menggunakan metode hisab dan rukyah dan dalam penentuan awal Ramadhan, Idul Fitri 1 Syawal, maupun Idul Adha.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.
Abu Rokhmad pun mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait awal Ramadhan 1447 H.
