POSKOTA.CO.ID - Kisah haru kembali menyelimuti jagat media sosial setelah influencer asal Malaysia, Aisar Khaleed, menunjukkan kepeduliannya kepada Suderajat, pedagang es gabus yang sebelumnya viral karena tuduhan penggunaan bahan berbahaya.
Aksi kemanusiaan ini menuai pujian luas dari warganet. Suderajat sempat menjadi sorotan publik setelah jajanan es gabus yang dijualnya dituding terbuat dari spons.
Tuduhan tersebut tak hanya mengguncang usahanya, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi pria yang telah puluhan tahun berjualan demi menghidupi keluarga.
Melihat kondisi tersebut, Aisar Khaleed turun langsung mendatangi kediaman Suderajat di Bojonggede, Kabupaten Bogor, dan memberikan hadiah yang tak pernah terbayangkan sebelumnya: kesempatan menunaikan ibadah umrah.
Aisar Khaleed Datangi Rumah Suderajat di Bogor
Aisar Khaleed menyambangi rumah Suderajat yang berada di sebuah gang sempit di wilayah Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor. Kondisi rumah tersebut tampak sederhana dan memprihatinkan, dengan tembok yang sudah lapuk dan beberapa bagian nyaris roboh.
Bahkan, ruang tamu rumah itu difungsikan sebagai tempat tidur bersama anggota keluarga. Melihat kondisi tersebut, Aisar tampak tak kuasa menahan rasa prihatin.
“Allahu akbar, bapak tidur di sini?,” tanya Aisar dikutip dari unggahan akun Instagram @aisar_khaledd, yang dikutip Poskota pada, Kamis 29 Januari 2026. “Iyah sama anak-anak,” kata Suderajat.
Puluhan Tahun Berjualan Es Gabus demi Keluarga
Kepada Aisar, Suderajat mengungkap bahwa dirinya telah berjualan es gabus selama lebih dari 30 tahun. Dari hasil jualan tersebut, ia menghidupi keluarganya dengan penghasilan yang sangat terbatas.
Penghasilan Suderajat diketahui hanya berkisar Rp10 ribu hingga Rp30 ribu per hari. Meski hidup dalam keterbatasan, Suderajat menyimpan impian besar untuk bisa menginjakkan kaki ke Tanah Suci.
Baca Juga: Propam Turun Tangan Selidiki Kasus Penjual Es Gabus Dianiaya Aparat
Harapan Umrah yang Akhirnya Terwujud

Di hadapan Aisar, Suderajat menyampaikan impian sederhananya untuk menunaikan ibadah umrah. “Doain saya mau naik umroh, naik kapal,” kata Suderajat.
Mendengar hal tersebut, Aisar meminta Suderajat menutup mata sebelum memperlihatkan papan hadiah bertuliskan umrah. “Bapak tutup mata dulu, ini pak,” kata Aisar sembari menunjukkan papan hadiah untuk Umroh.
Momen tersebut langsung berubah menjadi suasana haru. Suderajat menangis dan bersujud syukur karena tak menyangka impiannya bisa terwujud.
Umrah untuk Suderajat dan Istri
Awalnya, Aisar Khaleed hanya berniat memberangkatkan satu orang untuk umrah. Namun rencana itu berubah setelah mengetahui keinginan Suderajat untuk berangkat bersama sang istri.
“Aku antar bapak ke umrah ya,” ujar Aisar Khaled dalam video tersebut, Rabu 29 Januari 2026. “Seharusnya satu orang, tapi bapak mau sama istrinya karena dia sayang sama istrinya,” ucap Aisar.
Tak hanya itu, Aisar juga memberikan uang tunai pecahan Rp50 ribu sebanyak 50 lembar untuk membantu kebutuhan selama menjalankan ibadah umrah.
Baca Juga: Sosok Pelapor Pedagang Es Gabus Viral di Depok Terungkap, Ini Kronologi Lengkap Kasusnya
Pernah Dituding Gunakan Bahan Berbahaya
Sebelumnya, Suderajat menjadi sorotan setelah didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa saat berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu 24 Januari. Dalam video yang beredar, jajanan es gabus miliknya dituding menggunakan bahan spons.
Lebih menyedihkan, Suderajat diminta memakan dagangan yang telah diremas-remas untuk membuktikan bahwa es gabus tersebut aman dikonsumsi. Tanpa protes, ia menuruti permintaan tersebut.
Kasus ini kemudian ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus yang menelusuri lokasi pembuatan es gabus di Depok, Jawa Barat. Sampel es gabus juga dikirim ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik Polri.
Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan bahan berbahaya maupun material spons PU Foam sebagaimana isu yang beredar di media sosial.
