Di hadapan Aisar, Suderajat menyampaikan impian sederhananya untuk menunaikan ibadah umrah. “Doain saya mau naik umroh, naik kapal,” kata Suderajat.
Mendengar hal tersebut, Aisar meminta Suderajat menutup mata sebelum memperlihatkan papan hadiah bertuliskan umrah. “Bapak tutup mata dulu, ini pak,” kata Aisar sembari menunjukkan papan hadiah untuk Umroh.
Momen tersebut langsung berubah menjadi suasana haru. Suderajat menangis dan bersujud syukur karena tak menyangka impiannya bisa terwujud.
Umrah untuk Suderajat dan Istri
Awalnya, Aisar Khaleed hanya berniat memberangkatkan satu orang untuk umrah. Namun rencana itu berubah setelah mengetahui keinginan Suderajat untuk berangkat bersama sang istri.
“Aku antar bapak ke umrah ya,” ujar Aisar Khaled dalam video tersebut, Rabu 29 Januari 2026. “Seharusnya satu orang, tapi bapak mau sama istrinya karena dia sayang sama istrinya,” ucap Aisar.
Tak hanya itu, Aisar juga memberikan uang tunai pecahan Rp50 ribu sebanyak 50 lembar untuk membantu kebutuhan selama menjalankan ibadah umrah.
Baca Juga: Sosok Pelapor Pedagang Es Gabus Viral di Depok Terungkap, Ini Kronologi Lengkap Kasusnya
Pernah Dituding Gunakan Bahan Berbahaya
Sebelumnya, Suderajat menjadi sorotan setelah didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa saat berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu 24 Januari. Dalam video yang beredar, jajanan es gabus miliknya dituding menggunakan bahan spons.
Lebih menyedihkan, Suderajat diminta memakan dagangan yang telah diremas-remas untuk membuktikan bahwa es gabus tersebut aman dikonsumsi. Tanpa protes, ia menuruti permintaan tersebut.
Kasus ini kemudian ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus yang menelusuri lokasi pembuatan es gabus di Depok, Jawa Barat. Sampel es gabus juga dikirim ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik Polri.
Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan bahan berbahaya maupun material spons PU Foam sebagaimana isu yang beredar di media sosial.
