KUR Kecil menggunakan akad syariah seperti Murabahah dan Ijarah, menyesuaikan karakteristik usaha serta kebutuhan pembiayaan. Selain plafon besar, keunggulan lain meliputi proses relatif cepat, persyaratan mudah, serta bebas biaya provisi dan administrasi.
Masa Berlaku dan Fleksibilitas Angsuran
Seluruh produk KUR BSI berlaku sejak 6 April 2022 hingga 31 Agustus 2027 dan masih dapat diajukan sepanjang 2026. Dari sisi angsuran, BSI menyediakan beberapa pola pembayaran yang fleksibel mengikuti karakter sektor usaha.
Pola angsuran reguler memungkinkan pembayaran cicilan setiap bulan hingga tenor berakhir. Selain itu, tersedia pola periodic dengan pembayaran setiap dua hingga enam bulan, khusus untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
BSI juga menyediakan skema yarnen atau bayar panen, yaitu pembayaran dilakukan satu kali lunas saat jatuh tempo pembiayaan. Skema ini dirancang agar arus kas pelaku usaha tetap terjaga, terutama pada sektor berbasis musim produksi.
Baca Juga: Cara Mudah dan Cepat Aktifkan Lazada PayLater, Cek Syaratnya di Sini
Simulasi Angsuran KUR BSI 2026
Untuk memberikan gambaran kewajiban bulanan, BSI menyediakan simulasi angsuran berdasarkan margin setara enam persen.
Sebagai contoh, KUR Mikro dengan plafon Rp50 juta dan tenor 36 bulan memiliki estimasi angsuran sekitar Rp1,5 juta hingga Rp1,6 juta per bulan. Sementara KUR Kecil plafon Rp200 juta dengan tenor 48 bulan memiliki estimasi angsuran berkisar Rp4,7 juta hingga Rp5 juta per bulan.
Perlu dicatat, simulasi tersebut bersifat perkiraan. Nilai angsuran akhir mengikuti hasil analisis pembiayaan serta akad yang disepakati antara nasabah dan pihak bank.
Syarat dan Cara Pengajuan KUR BSI 2026
Adapun syarat pengajuan KUR BSI mencakup status WNI perorangan dengan usaha produktif yang telah berjalan minimal enam bulan. Calon nasabah harus memiliki kolektibilitas pembiayaan lancar dan belum menerima pembiayaan modal kerja komersial sebelumnya.
Kepemilikan pembiayaan tertentu seperti KPR, kartu kredit, atau pembiayaan pensiun masih diperbolehkan sesuai ketentuan. Dokumen yang wajib disiapkan meliputi KTP, Kartu Keluarga, NPWP, surat izin usaha, serta agunan tambahan khusus untuk KUR Kecil.
Pengajuan KUR BSI 2026 kini dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Bank Syariah Indonesia. Calon nasabah cukup mengisi data diri, mengunggah dokumen persyaratan, memastikan keakuratan informasi, lalu menunggu proses verifikasi.
Dengan margin kompetitif, tenor fleksibel, serta penerapan prinsip syariah, KUR BSI 2026 layak dipertimbangkan sebagai solusi pembiayaan UMKM yang berkelanjutan dan inklusif.
