PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten terus berprogres untuk mendukung program pemerintah pusat.
Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) program MBG Banten, Komarudin menyebut, hingga saat ini sudah ada sebanyak 846 dapur SPPG yang beroperasi di Banten.
Ia mengungkapkan, dari jumlah SPPG tersebut, total penerima manfaat menu makan bergizi sebanyak 2.120.000 orang, yang terdiri dari pelajar dan kelompok B3 (Ibu hami, ibu menyusui dan balita).
"Dapur SPPG yang sudah beroperasi saat ini di Banten, sudah ada sebanyak 846 tersebar di 4 Kabupaten/Kota," ungkapnya saat menghadiri acara peresmian dapur SPPB Ekosistem Sukaratu di Kecamatan Majasari, Pandeglang, Selasa 27 Januari 2026.
Baca Juga: Tawa Bocah di Tengah Duka Longsor Pasirlangu Bandung Barat
Komarudin menyampaikan, untuk target nantinya akan ada sekitar 1.200 SPPG yang beroperasi di wilayah Provinsi Banten.
"Mudah-mudahan di akhir tahun 2026 ini target 1.200 SPPG terpenuhi," katanya.
Pihaknya juga mengaku sangat mengapresiasi dengan kehadiran SPPG Ekosistem tersebut, karena dapur SPPG ini melibatkan para petani lokal dalam pemenuhan kebutuhan pangannya pada SPPG tersebut.
"Tak hanya itu, kehadiran SPPG juga tidak sebatas untuk pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Tapi membuka lapangan kerja juga bagi warga sekitar," ujarnya.
Baca Juga: Ratusan Botol Miras di Serang Dirazia
Sementara itu, mitra dapur SPPG ekosistem Sukaratu, Mulyadi mengungkapkan, dapur ekosistem ini berbeda dengan dapur SPPG lainnya.
"Dapur ekosistem ini insya Allah berbeda dengan dapur yang lain. Dimana dapur ini melibatkan para petani untuk berkebun," ujar Mulyadi.
"Untuk bahan pengolahan pangan seperti minyak goreng yang kami gunakan hanya 20 persen. Jadi sifatnya bahan pangan otu dikukus," katanya.
Ia menambahkan, sasaran penerima manfaat dari dapur SPPG ini rata-rata para santri di sejumlah pondok pesantren yang sudah terdaftar di Kemenag Pandeglang.
Baca Juga: PN Serang Diminta Tolak Gugatan Anak terhadap Ibunya
"MBG yang akan didistribusikan melalui dapur SPPG ekosistem ini kepada para santri di Ponpes-ponpes salafi. Karena selama ini para santri belum dapat MBG, jadi dapur kami ini sasarannya santri," ujarnya. (fat)
