"Dapur ekosistem ini insya Allah berbeda dengan dapur yang lain. Dimana dapur ini melibatkan para petani untuk berkebun," ujar Mulyadi.
"Untuk bahan pengolahan pangan seperti minyak goreng yang kami gunakan hanya 20 persen. Jadi sifatnya bahan pangan otu dikukus," katanya.
Ia menambahkan, sasaran penerima manfaat dari dapur SPPG ini rata-rata para santri di sejumlah pondok pesantren yang sudah terdaftar di Kemenag Pandeglang.
Baca Juga: PN Serang Diminta Tolak Gugatan Anak terhadap Ibunya
"MBG yang akan didistribusikan melalui dapur SPPG ekosistem ini kepada para santri di Ponpes-ponpes salafi. Karena selama ini para santri belum dapat MBG, jadi dapur kami ini sasarannya santri," ujarnya. (fat)
