Jasmine Wiljono Siapa? Ini Sosok yang Viral Disebut Sebagai Pemilik Whip Pink

Minggu 25 Jan 2026, 09:32 WIB
Sosok Jasmine Wiljono ramai dikaitkan dengan Whip Pink. (Sumber: Instagram/@jasminewiljono)

Sosok Jasmine Wiljono ramai dikaitkan dengan Whip Pink. (Sumber: Instagram/@jasminewiljono)

Komentar tersebut pun seketika langsung dibanjiri reaksi netizen dan membuat warganet penasaran dengan kebenarannya.

Siapa Jasmine Wiljono?

Berdasarkan penelusuran, Jasmine Wiljono merupakan seorang selebgram yang cukup aktif membagikan konten di akun media sosialnya.

Akun Instagramnya dengan username @jasminewiljono memiliki sebanyak 86,2 ribu pengikut. Sementara, akun TikTok nya dengan username Byang sama diikuti oleh sekitar 124,8 ribu orang.

Baca Juga: Mengenang Kisah Cinta Lula Lahfah: Ini Deretan Mantan Kekasih Sebelum Reza Arap

Pantauan di akun Instagramnya menunjukkan jika Jasmine aktif memposting sejumlah konten soal gaya hidup dan juga kecantikan.

Kendati demikian, dari sejumlah postingan Instagram nya tidak ditemui hal-hal yang berhubungan dengan Whip Pink.

Apa Itu Whip Pink?

Whip Pink sejatinya adalah sebuah tabung gas kecil berwarna pink berisi nitrous oxide (N₂O) yang seringkali digunakan untuk proses pembuatan whipped cream dalam industri makanan dan minuman.

Gas nitrous oxide yang ada di dalam tabung ini membantu membentuk tekstur krim yang ringan dan mengembang jika digunakan bersama alat khusus bernama whipped cream dispenser.

Berdasarkan penjelasan dr. Dion Haryadi dalam unggahan di akun Instagramnya, gas N₂O seringkali digunakan di dunia medis sebagai anestesi ringan dan pereda nyeri.

Gas tersebut memiliki efek sertifikat ringan yang bisa membuat seseorang merasa tenang hingga memberikan sensasi melayang dan euforia sesaat hingga seringkali disebut sebagai laughing gas atau gas tawa.

Efek yang cepat dan singkat ini lah yang akhirnya membuat banyak orang kerap menyalahgunakan penggunakan Whip Pink.

“Tabung whipped cream ini sering disalahgunakan karena kandungan NO di dalamnya. Nitrous oxide punya efek sedatif ringan, bisa bikin tenang, sensasi melayang, dan sedikit euforia secara akut. Itu sebabnya sering disebut laughing gas atau gas tawa,” jelas dr. Dion, seperti dikutip Poskota.


Berita Terkait


News Update