ACEH, POSKOTA.CO.ID - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menerjunkan 18 personel Tim Recovery Kelistrikan Pascabencana Hidrometeorologi Batch 4 ke Aceh sejak 9 hingga 19 Januari 2026. Penugasan ini untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik pasca-banjir dan tanah longsor di wilayah kerja UP3 Lhokseumawe.
Selama penugasan, tim fokus melakukan rehabilitasi jaringan dan sambungan listrik masyarakat di desa-desa terdampak, terutama di ULP Panton Labu. Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan kerja dan memastikan instalasi pelanggan aman sebelum listrik dinyalakan kembali.
Hasilnya, tim berhasil merehabilitasi lebih dari 5 kilometer jaringan tegangan rendah, memperbaiki dan menanam 24 tiang distribusi, memulihkan satu gardu distribusi, serta menyalakan kembali listrik bagi 181 pelanggan melalui perbaikan sambungan rumah dan instalasi pendukung. Mayoritas wilayah terdampak kini telah menikmati pasokan listrik secara andal.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Terjang Cimahi, PLN Gerak Cepat Amankan Listrik Warga
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar masyarakat, termasuk dalam kondisi darurat.
“PLN hadir di tengah masyarakat pada setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat, serta memastikan instalasi pelanggan aman sebelum listrik dinyalakan kembali,” ujar Andy.
Ia menambahkan, keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil sinergi internal PLN, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat setempat.
Sebagai kelanjutan pemulihan, PLN UID Jakarta Raya kembali mengirim Tim Recovery Kelistrikan Pascabencana Hidrometeorologi Batch 5 sebanyak 18 personel untuk melanjutkan pekerjaan di wilayah terdampak lainnya di Aceh.
