JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT PLN (Persero) meminta agar operasional truk pengangkut batubara yang memasok kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Bengkulu dapat kembali diperbolehkan beroperasi.
Permintaan ini disampaikan menyusul kondisi pasokan batubara yang saat ini hanya mencukupi untuk sekitar tiga hari operasional pembangkit.
Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo, menyampaikan bahwa terhentinya distribusi batubara ke PLTU Bengkulu terjadi akibat adanya desakan dan pembatasan dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru yang didukung DPRD Sumsel terhadap aktivitas angkutan batubara.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya rantai pasok energi primer ke pembangkit listrik.
“Saat ini PLTU tidak mendapatkan pasokan batubara karena adanya desakan dari pemerintah provinsi. Stok yang tersedia sangat terbatas dan hanya cukup untuk tiga hari ke depan,” ujar Rizal.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Ia menjelaskan, PLTU di Bengkulu merupakan bagian penting dari sistem kelistrikan Sumatera, khusnya Sumatera bagian selatan. Gangguan pasokan batubara berpotensi menurunkan kapasitas pembangkit dan mengancam keandalan pasokan listrik di sejumlah wilayah.
“Apabila distribusi batubara tidak segera kembali normal, maka potensi pemadaman listrik tidak hanya terjadi di Bengkulu, tetapi dapat meluas ke beberapa wilayah di Sumatera Selatan, bahkan hingga Jambi,” tegasnya.
Sebelumnya, distribusi batubara ke PLTU Bengkulu mengalami hambatan akibat pembatasan operasional 150 truk batubara. Pembatasan tersebut berkaitan dengan aspirasi dan tekanan dari pemerintah daerah terkait dampak lalu lintas dan aktivitas angkutan batubara terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.
Namun di sisi lain, batubara merupakan sumber energi utama bagi PLTU yang menyuplai listrik ke jutaan pelanggan di wilayah Sumatera. Terhentinya pasokan batubara secara mendadak menyebabkan stok di pembangkit menipis dan menempatkan sistem kelistrikan dalam kondisi siaga.
Baca Juga: Diskon Listrik 50 Persen PLN Ternyata Punya Makna Sosial, Bukan Sekadar Soal Daya VA
"Saya meminta dengan hormat kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru membuka jalan agar truk-truk batubara segera memenuhi kebutuhan pasokan batu bara di PLTU Bengkulu" katanya.
PLN menegaskan bahwa keberlanjutan pasokan listrik merupakan kepentingan strategis nasional, mengingat listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat serta penopang utama aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan industri.
Harapan Solusi Bersama
PLN menyatakan memahami perhatian pemerintah daerah terhadap aspek sosial dan lingkungan. Namun, PLN berharap agar dapat ditemukan solusi bersama yang proporsional, sehingga kepentingan daerah tetap terakomodasi tanpa mengorbankan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat luas.
“Kami berharap ada ruang dialog dan solusi bersama. Jika suplai batubara terhenti terlalu lama, pemadaman listrik menjadi tidak terhindarkan dan ini akan berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Rizal.
PLN saat ini terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan distribusi batubara ke PLTU dapat kembali berjalan normal dan risiko gangguan listrik dapat diminimalkan.
