Pandji pun mengutip kegelisahan Tretan Muslim terkait sikap para pendukung fanatik. "Lu ngapain marah-marah Gibranya aja santai Gibran tuh santai lu kenapa marah-marah?" ucapnya.
Ia menegaskan adanya perbedaan besar antara Gibran sebagai figur publik dewasa dan anak-anaknya yang masih berusia 14 tahun.
Gibran Disebut Menikmati Konten Pandji
Dalam siaran langsung tersebut, Pandji juga membagikan informasi menarik yang ia peroleh dari Prabu Revolusi. Disebutkan bahwa Gibran Rakabuming kerap menonton video-video Pandji dan menanggapinya dengan tawa.
Bahkan, sempat muncul rencana agar Gibran menonton langsung pertunjukan spesial Pandji, Mens Rea. Namun, rencana tersebut urung terlaksana karena kondisi politik yang dinilai kurang tepat bagi seorang pejabat publik untuk menghadiri acara lawak di tengah situasi sensitif.
Baca Juga: Harga Cincin Tunangan Syifa Hadju Berapa? Resmi Dilamar El Rumi Hari Ini
Kritik Lewat Komedi Akan Terus Berlanjut
Pandji menegaskan bahwa apabila tokoh yang menjadi bahan candaan tidak merasa dihina, maka kemarahan pihak lain menjadi tidak relevan. Menurutnya, banyak orang tersinggung oleh skenario kemarahan yang sejatinya hanya ada dalam pikiran mereka sendiri.
Meski kerap menuai kontroversi melalui materi politiknya, Pandji memastikan tidak akan berhenti menyampaikan kritik lewat komedi. Ia menegaskan bahwa komedi bukan sarana untuk merendahkan pihak lain, sekaligus membantah anggapan akan berpindah kewarganegaraan meski kini memiliki manajemen di luar negeri.
Menanggapi serangan pribadi yang terus datang, Pandji memilih bersikap tenang dan kembali meminta publik untuk menjaga batas. "Tolong dong berhenti nyerang Panji nyerang Mila dan nyerang anak-anaknya." tambahnya.
