Keluarga Ungkap Pergerakan Smartwatch Farhan Gunawan, SAR Diminta Perluas Pencarian

Selasa 20 Jan 2026, 11:34 WIB
Ilustrasi tim SAR sedang melakukan pencarian (Sumber: Dok. Tim SAR)

Ilustrasi tim SAR sedang melakukan pencarian (Sumber: Dok. Tim SAR)

POSKOTA.CO.ID - Kabar terbaru muncul dari keluarga Farhan Gunawan, co-pilot pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026.

Pihak keluarga menyatakan masih menyimpan harapan Farhan selamat, menyusul adanya data pergerakan dari smartwatch yang dikenakannya.

Dilansir dari akun TikTok @s_alfe pada Selasa, 20 Januari 2026. Pitri Keandedes Hasibuan (30), kakak dari Dian Mulyana Hasibuan kekasih Farhan mengungkapkan temuan tersebut kepada publik. Dengan suara bergetar, Pitri menyebut adanya jejak langkah kaki yang terekam melalui jam tangan pintar Farhan, setelah ponselnya ditemukan tim SAR.

Kronologi bermula ketika tim pencarian menemukan handphone milik Farhan di area hutan sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Ponsel tersebut kemudian diserahkan kepada keluarga dan kini berada di tangan Dian, yang terus berupaya mencari keberadaan sang kekasih.

Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN

Jejak Smartwatch Buka Harapan Keluarga

Pitri Keandedes Hasibuan menyebut adanya jejak langkah kaki di smartwatch. (Sumber: TikTok/@@s_alfe)

Menurut Pitri, ponsel Farhan masih terhubung dengan smartwatch yang dipakai saat kejadian.

Dari perangkat itu, keluarga mendapati data aktivitas yang menunjukkan adanya pergerakan langkah kaki sejak Minggu, 18 Januari 2026 pagi.

“Dari sekitar pukul 06.00 WITA sudah ada langkah, lalu bertambah lagi sekitar pukul 10.00, dan berlanjut hingga malam hari,” ujar Pitri di.

Ia menegaskan jumlah langkah terus meningkat, menandakan kemungkinan Farhan masih bergerak di dalam hutan hingga hari ketiga pascakecelakaan.

Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem Punya Istri Berapa dan Siapa Saja Anaknya? Ini Profil Keluarga Muzakir Manaf yang Diduga Nikah Lagi di Malaysia

Atas dasar temuan tersebut, keluarga memohon bantuan maksimal dari pemerintah.

Pitri secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto dan jajaran terkait untuk menambah personel SAR serta mengerahkan helikopter guna memperluas area pencarian.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak saat proses pendekatan ke Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 12.23 WITA.

Komunikasi dengan ATC terputus di wilayah Leang-Leang, Kabupaten Maros. Serpihan pesawat kemudian ditemukan di puncak Gunung Bulusaraung.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.


Berita Terkait


News Update