Melengkapi dokumen administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pengajuan plafon di atas Rp50 juta, serta surat izin usaha atau keterangan usaha.
Persyaratan ini dirancang untuk memastikan bantuan pembiayaan benar-benar tepat sasaran dan diberikan kepada pelaku usaha yang memiliki prospek keberlanjutan.
Tabel Angsuran KUR BSI 2026 hingga Rp100 Juta
Salah satu daya tarik utama KUR BSI 2026 terletak pada skema angsurannya yang fleksibel.
Untuk plafon pembiayaan sebesar Rp100 juta, BSI menyediakan beberapa pilihan tenor sesuai kemampuan bayar nasabah. Berikut simulasi angsuran KUR BSI 2026.
- Tenor 12 bulan: Rp8.500.000 per bulan
- Tenor 24 bulan: Rp4.333.333 per bulan
- Tenor 36 bulan: Rp2.944.444 per bulan
- Tenor 48 bulan: Rp2.250.000 per bulan
- Tenor 60 bulan: Rp1.833.333 per bulan
Dengan pilihan tenor hingga lima tahun, cicilan KUR BSI 2026 dinilai cukup ramah bagi arus kas UMKM.
Skema ini memberi ruang bagi pelaku usaha untuk tetap mengembangkan bisnis tanpa tekanan keuangan berlebih.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
Cara Pengajuan KUR BSI 2026
1. Akses Platform Resmi
Calon debitur dapat mengajukan KUR BSI 2026 secara daring dengan mengakses laman resmi Salam Digital di https://salamdigital.bankbsi.co.id.
2. ilih Jenis Pembiayaan
Setelah masuk ke laman utama, pemohon diminta memilih jenis KUR yang sesuai dengan kebutuhan usaha serta menentukan plafon pembiayaan yang diinginkan.
3. Isi Formulir Pengajuan
