Link Parera 11 Menit Viral di Medsos, Isi Videonya Bikin Penasaran dan Heboh

Senin 19 Jan 2026, 11:30 WIB
Video Parera di TikTok (Sumber: TikTok/@glennnomercy)

Video Parera di TikTok (Sumber: TikTok/@glennnomercy)

POSKOTA.CO.ID - Link Parera 11 menit viral di pencarian Google dan ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Video tersebut muncul di TikTok, X, hingga Telegram dan memicu rasa penasaran warganet dalam jumlah besar.

Pencairan link Parera 11 menit terjadi selaras dengan beredarnya klaim tentang sebuah video yang berdurasikan sebelas menit yang disebut-sebut adalah video versi lengkapnya.

Walaupun belum jelas kebenarannya, rasa penasaran publik terus bertambah dan mendorong untuk melakukan pencarian

Baca Juga: Viral Link Parera 11 Menit di X, Dugaan VCS dengan Sultan Jadi Sorotan

Apa Isi Video Parera 11 Menit?

Istilah Link Parera 11 Menit ramai usai beredarnya cuplikan klip dan tangkapan layar di media sosial.

Narasi dalam video tersebut mengatakan adanya rekaman video call berdurasi panjang yang diklaim sifatnya pribadi.

Situasi ini memicu efek Fear of Missing Out (FOMO), yaitu banyak orang merasa takut ketinggalan informasi.

Berdasarkan cerita yang beredar, Link Parera 11 Menit dikaitkan dengan rekaman video call dewasa antara seorang perempuan yang diklaim bernama Parera dan seorang pria dengan julukan “Sultan Malay”.

Video tersebut bahkan direkam tanpa izin yang kemudian disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Narasi ini beredar luas, namun tidak disertai sumber resmi,” demikian klaim yang banyak dibagikan warganet.

Meski begitu, hingga saat ini klaim terkait isi video tersebut belum pernah diverifikasi secara resmi.

Baca Juga: Link Video Call Parera Viral Jadi Buruan Warganet, Ini Fakta Sebenarnya

Link Video Parera 11 Menit

Banyak tautan yang tersebar justru tidak mengarah ke video yang dimaksud, melainkan ke situs lain yang berpotensi berbahaya.

Mulai dari iklan berlebihan hingga risiko keamanan data. Pola yang sama kerap kali muncul dalam kasus viral sebelumnya, yakni memanfaatkan nama atau istilah yang sedang ramai untuk menarik klik dan meningkatkan lalu lintas pengguna.


Berita Terkait


News Update