Kolong Tol Angke Bakal Dibangun Skate Park, Harapan Jadi Ruang Kegiatan Positif Anak Muda

Senin 19 Jan 2026, 16:16 WIB
Ilustrasi warga saat bermain di skate park. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Ilustrasi warga saat bermain di skate park. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

TAMBORA, POSKOTA.CO.ID - Rencana pembangunan skate park di kolong Tol Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat diharapkan bisa menjadi wadah positif untuk masyarakat.

Kepala Seksi Olahraga Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, Tomi Ari Sudewo mengatakan, pembangunan skate park salah satunya untuk mencegah tawuran.

"Untuk dari Sudin Pora dalam rangka pencegahan tawuran, tentunya pembangunan venue dan ini yang dibutuhkan oleh rekan-rekan pemuda di Kecamatan Tambora. Rekan-rekan pemuda yang mengusulkan agar dibuatkan skateboard," kata Tomi kepada wartawan, Senin, 19 Januari 2026.

"Tentunya dengan arahan Bu Wali dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder dan OPD yang ada di wilayah Jakarta Barat, kami akan mewujudkan venue itu dan mohon doanya semoga dapat terealisasi," tambahnya.

Baca Juga: Listrik Mati Hingga 7 Hari di Indonesia? Ini Persiapan Penting dan Tips Bertahan Hidup yang Wajib Diketahui

Tomi menyampaikan, penambahan ruang terbuka hijau (RTH) yakni berupa skate park merupakan salah satu strategi dalam rangka pencegahan tawuran antar kelompok.

Dengan adanya RTH berupa skate park, diharapkan masyarakat khususnya remaja hingga anak-anak muda dapat melakukan kegiatan positif secara kolektif dan menular.

Disisi lain, pembangunan skate park juga berdasarkan usulan dari beberapa pelaku tawuran yang ditangkap dan mendapatkan pembinaan dari Pemerintah.

"Karena ini permintaan yang langsung Bu Wali tanyakan kepada yang pelaku tawuran, jadi mereka membutuhkan lapangan Skateboard. Itu permintaan langsung dari pemuda yang melakukan tawuran," ucap Tomi.

Baca Juga: Gus Anas Hidayatulloh Anak Siapa dan Lulusan Mana? Ini Latar Belakang Suami Ning Umi Laila yang Jadi Perbincangan

Wajah Baru Kolong Tol Angke

Wajah kolong Tol Angke, Tambora, Jakarta Barat, saat masih ada permukiman liar. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Kolong Tol Angke sebelumnya dijajaki oleh masyarakat yang mendirikan bangunan liar di kawasan itu. Pada Desember 2024, Pemprov DKI Jakarta membongkar seluruh bangunan liar yang berdiri di lokasi tersebut.

Total ada sekitar 257 kepala keluarga terdiri dari 685 jiwa warga kolong Tol Angke, baik yang KTP DKI Jakarta maupun yang non DKI Jakarta.

Sejumlah warga yang ber KTP DKI Jakarta telah direlokasi ke rumah susun (Rusun) Rawa Buaya, Rusun Tegal Alur, Rusun Daan Mogot, dan di Rusun PIK Pulo Gadung.

Sebanyak 139 KK merupakan warga KTP DKI Jakarta. 98 KK adalah KTP daerah, dan 20 KK sisanya merupakan warga yang tidak memiliki identitas sama sekali.


Berita Terkait


News Update