Daftar Wilayah Pencairan Rp600.000 dari BPNT Tahap 1 2026, KPM Segera Cek Statusnya di Sini

Senin 19 Jan 2026, 15:29 WIB
Pemerintah siap menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Tahap 1 2026.  (Sumber: Pinterest)

Pemerintah siap menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Tahap 1 2026. (Sumber: Pinterest)

Penyaluran BPNT Tahap 1 tahun 2026 dilakukan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia.

Kemensos membagi wilayah penyaluran ke dalam tiga kelompok utama untuk mempermudah distribusi dan pengawasan.

Wilayah 1

Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Jawa Barat.

Wilayah 2

DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Wilayah 3

Jawa Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Baca Juga: Saldo Bansos Masih Nol Januari 2026? Ini Penjelasan Pemerintah Soal PKH dan BPNT Tahap 1

Cara Cek Status Penerima BPNT Tahap 1 2026

Masyarakat yang ingin memastikan statusnya sebagai penerima BPNT dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui layanan resmi Kemensos.

Proses pengecekan ini dapat dilakukan dengan mudah secara daring dengan langkah-langkah berikut.

1. Akses Situs Resmi Kemensos

Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui ponsel, tablet, atau komputer yang terhubung ke internet. Pastikan koneksi stabil agar proses berjalan lancar.

2. Isi Data Wilayah Domisili

Masukkan data wilayah sesuai alamat pada KTP atau Kartu Keluarga, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.

3. Masukkan Nama Lengkap

Ketik nama lengkap calon penerima sesuai dengan yang tercantum di e-KTP atau KK. Penulisan harus tepat dan sesuai ejaan untuk menghindari kesalahan pencarian.

4. Input Kode Verifikasi

Masukkan kode verifikasi berupa kombinasi huruf dan angka yang muncul di layar sebagai bentuk pengamanan sistem.

5. Klik “Cari Data”


Berita Terkait


News Update