Forkopimko Jakut Monitor Genangan, Maksimalkan Pompa Air di Sejumlah Titik

Minggu 18 Jan 2026, 18:39 WIB
Forkopimko Jakarta Utara melakukan monitoring langsung ke sejumlah wilayah terdampak genangan akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta Utara sejak Sabtu, 17 Januari 2026 malam. (Sumber: Kominfo)

Forkopimko Jakarta Utara melakukan monitoring langsung ke sejumlah wilayah terdampak genangan akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta Utara sejak Sabtu, 17 Januari 2026 malam. (Sumber: Kominfo)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara melakukan monitoring langsung ke sejumlah wilayah terdampak genangan akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta Utara sejak Sabtu, 17 Januari 2026 malam.

Curah hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan genangan di beberapa ruas jalan utama.

“Sejak malam tadi hujan turun cukup deras dan merata di seluruh wilayah Jakarta Utara. Hingga pukul 10.45 WIB, masih terdapat beberapa titik genangan,” kata Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat kepada wartawan, Minggu, 18 Januari 2026.

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Jakarta, BPBD Catat 47 RT dan 23 Ruas Jalan Tergenang

Ia menyebutkan, genangan dengan kedalaman cukup tinggi terpantau di Jalan Gunung Sahari Raya serta Jalan RE Martadinata tepatnya di depan kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

Di lokasi tersebut, ketinggian air mencapai sekitar sepaha orang dewasa sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Dalam peninjauan itu, Hendra juga mengimbau warga khususnya anak-anak untuk tidak bermain di area genangan demi menjaga keselamatan.

"Kami masih melihat ada warga, termasuk anak-anak, yang bermain air. Kami minta segera meninggalkan lokasi banjir demi keamanan bersama," ucap dia.

Baca Juga: Ogah Bayar LC, Pengunjung Karaoke Keroyok Pegawai di Parung Bogor

Untuk penanganan genangan, Pemkot Jakarta Utara terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), TNI, Polri, serta pihak pengelola kawasan Ancol. Seluruh pompa air permanen dan mobile dikerahkan guna mempercepat penyedotan air.

Hendra menyampaikan, pihaknya melakukan pemompaan secara maksimal, seluruh pompa milik SDA dalam kondisi siaga.

"Kami juga berkoordinasi dengan pihak Ancol yang memiliki pompa internal, termasuk melakukan pembukaan pintu air Marina agar aliran air sungai bisa segera dialirkan ke laut,” ucap dia.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz menjelaskan, petugas juga disiagakan di sejumlah ruas jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan.

Baca Juga: Genangan Air di Jalan Gunung Sahari Pademangan Dimanfaatkan Anak-anak untuk Berenang

Pengendara diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif agar tidak memaksakan melintas dan menghindari kendaraan mogok yang dapat memperparah kemacetan.

Dia juga menambahkan, genangan juga sempat terjadi di beberapa wilayah lain seperti Kelapa Gading, Pluit, dan Semper Barat. Namun sebagian besar genangan di wilayah tersebut sudah berangsur surut.

“Yang masih cukup dalam saat ini berada di kawasan Gunung Sahari dan beberapa ruas di Kelapa Gading. Kami terus lakukan pemantauan hingga kondisi benar-benar aman,” katanya. (pan)


Berita Terkait


News Update