Pelaku usaha yang berencana mengajukan KUR BRI 2026 perlu menyiapkan sejumlah dokumen utama sebagai berikut:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
KTP elektronik yang masih berlaku wajib disiapkan sebagai bukti identitas resmi pemohon. Data pada KTP harus sesuai dengan dokumen lainnya.
2. Kartu Keluarga (KK)
KK digunakan bank untuk mencocokkan data kependudukan pemohon secara menyeluruh, termasuk status keluarga dan alamat domisili.
3. Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB)
Dokumen ini membuktikan bahwa pemohon benar-benar menjalankan kegiatan usaha. Pelaku usaha mikro dapat menggunakan SKU dari kelurahan atau desa, sementara pelaku usaha yang telah terdaftar secara formal dapat melampirkan NIB.
4. Buku Rekening atau Catatan Keuangan Usaha
Pemohon perlu menyertakan bukti transaksi atau catatan keuangan sederhana yang menggambarkan arus kas usaha. Catatan ini membantu bank menilai stabilitas dan kapasitas usaha.
5. NPWP (jika ada)
Untuk pengajuan KUR dengan plafon tertentu, bank dapat meminta NPWP sebagai kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
6. Dokumen Pendukung Lainnya
BRI dapat meminta dokumen tambahan, seperti foto tempat usaha, izin usaha tertentu, atau dokumen lain yang relevan dengan karakteristik usaha pemohon.
Baca Juga: Syarat Daftar KUR BSI 2026, Dapat Pinjaman Modal hingga Rp100 Juta
Langkah-Langkah Pengajuan KUR BRI 2026
Agar proses pengajuan berjalan sistematis, pelaku usaha dapat mengikuti alur resmi berikut:
Menyiapkan Seluruh Dokumen Persyaratan
Pastikan seluruh dokumen lengkap, valid, dan sesuai dengan data diri serta usaha.
Mengajukan Permohonan KUR
Pemohon dapat mendatangi kantor BRI terdekat atau memanfaatkan kanal pengajuan yang tersedia.
Mengisi Formulir Pengajuan
Formulir diisi dengan data yang benar dan jujur, mencakup identitas pribadi, profil usaha, serta kebutuhan modal.
