Baca Juga: Mantan Pacar Roby Tremonti Siapa? Ikut Disorot Usai Viral Dugaan Child Grooming Aurelie Moeremans
Modus Pelaku Child Grooming
Pelaku child grooming menggunakan berbagai cara untuk mendekati dan memanipulasi korban. Beberapa modus operandi yang umum meliputi:
- Berpura-pura menjadi teman: Pelaku mencoba membangun hubungan pertemanan dengan anak, seringkali dengan minat atau hobi yang sama.
- Menggunakan media sosial: Pelaku menggunakan platform media sosial untuk menghubungi anak dan membangun hubungan daring.
- Memanfaatkan game online: Pelaku berinteraksi dengan anak melalui game online, di mana mereka dapat menyembunyikan identitas mereka.
- Menawarkan bantuan atau dukungan: Pelaku menawarkan bantuan atau dukungan kepada anak yang sedang mengalami masalah, sehingga anak merasa berhutang budi.
Cara Melindungi Anak dari Ancaman Child Grooming
Ancaman child grooming online semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. Berikut adalah beberapa tips untuk melindungi anak dari ancaman ini:
- Gunakan pengaturan privasi: Aktifkan pengaturan privasi di media sosial dan platform game online untuk membatasi siapa yang dapat berinteraksi dengan anak.
- Ajarkan anak untuk tidak berbagi informasi pribadi: Ingatkan anak untuk tidak pernah memberikan informasi pribadi seperti nama, alamat, atau nomor telepon kepada orang asing secara daring.
- Gunakan perangkat lunak pemantauan: Pertimbangkan untuk menggunakan perangkat lunak pemantauan untuk memantau aktivitas online anak.
- Laporkan aktivitas mencurigakan: Jika mencurigai adanya aktivitas grooming online, segera laporkan kepada pihak berwenang.
