Baca Juga: Dishub DKI Buka Suara soal Penutupan Exit Tol Rawa Buaya Jakbar
"Dengan ERP, semua proses saling terkoneksi. Mulai dari accounting sampai vendor tukar faktur, begitu masuk sistem, prosesnya langsung berjalan otomatis dan bisa dicek lintas divisi," ujar Arief.
Ia menambahkan, sistem ERP menutup celah kesalahan administrasi manual yang selama ini berpotensi terjadi.
"Sekarang datanya sudah rapi, murni, dan terintegrasi. Proses migrasi datanya sangat besar, tapi ini bagian penting agar ke depan sistem PAM JAYA lebih akuntabel dan prudent," katanya.
Peluncuran ERP Fusion PAM JAYA ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jakarta dalam mendukung transformasi digital BUMD untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (cr-4)
