Pramono Anung Perintahkan Disdik Segera Tuntaskan Masalah Atap Roboh di SDN 05 Pademangan Timur

Selasa 13 Jan 2026, 22:16 WIB
Kondisi salah satu ruangan di SDN 05 Pademangan yang atapnya roboh. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Kondisi salah satu ruangan di SDN 05 Pademangan yang atapnya roboh. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Atap bangunan sekolah SDN 05 Pademangan Timur, Jakarta Utara roboh saat siswa tengah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 12 Januari 2026.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memerintahkan Dinas Pendidikan (Disdik) segera menangani permasalahan tersebut.

"Yang pertama untuk SDN Pademangan Timur, kalau memang benar (plafon) roboh, saya segera perintahkan habis ini kepada dinas (pendidikan turun tangan)," ujar Pramono di Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Januari 2026.

Pramono juga menegaskan telah meminta Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta untuk melakukan pengawasan langsung terhadap penanganan pascakejadian. 

Baca Juga: PHK 2025 di Depok Tembus 785 Pekerja, Lebih Banyak dari 2023-2024

Gubernur Jakarta Pramono Anung kepada awak media, Selasa, 13 Januari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana telah diminta untuk segera menyelesaikan persoalan bangunan sekolah yang rusak. 

"Saya minta Pak Sekda untuk mengawasi, kepala dinas pendidikan untuk segera diselesaikan," ucap Pramono. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas pembelajaran di sekolah tersebut hari ini tidak berjalan normal seperti biasanya. Hanya sejumlah tenaga pengajar yang terlihat berada di beberapa ruangan.

Hal ini karena para siswa sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring hingga waktu yang belum ditentukan. 

Baca Juga: Antisipasi Banjir, Warga Kebon Pala Amankan Barang ke Lantai Dua Rumah

Sementara itu, situasi lokasi atap roboh di lantai empat kini sudah rapi, dimana bekas puing plafon juga telah dibereskan.  

Saat poskota ingin meminta keterangan dari pihak sekolah, mereka enggan untuk berbicara. Bahkan, untuk sekedar mendokumentasikan pihak sekolah melarang. 

Mereka menganjurkan untuk izin terlebih dahulu ke pihak Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara atau Dinas Pendidikan DKI Jakarta. 

Poskota pun mengkonfirmasi pihak Sudin Disdik Jakut maupun Disdik DKI Jakarta untuk dimintai keterangan mengenai kronologi, kondisi bangunan sekolah dan sampai kapan para siswa melaksanakan pembelajaran online atau daring. 

Baca Juga: Tambang Dihentikan Sementara, Pengusaha dan Pemkab Bogor Bakal Minta Gubernur Evaluasi Kebijakan

Namun, hingga saat berita ini ditayangkan dari pihak Disdik Jakarta Utara maupun Provinsi sama sekali tidak memberikan respons.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, objek yang terdampak yakni bangunan sekolah di lantai empat.

"Objek terdampak: 1 bangunan sekolah (lantai 4), 4 ruangan kelas (plafon), 1 lorong (plafon)," kata Isnawa kepada awak media, Senin, 12 Januari 2026.

Isnawa menjelaskan, robohnya bangunan terjadi ketika siswa sedang menyantap menu MBG di kelas.

"Pada saat siswa sedang sarapan MBG di kelas, terlihat plafon roboh dari ujung depan kelas sehingga siswa langsung di evakuasi ke lapangan oleh guru-guru dan untuk runtuhan plafon lanjut sampe ke 4 kelas yang terdampak," kata dia.

Isnawa memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan sekolah itu. Dia menyebut, berdasarkan laporan petugas, kejadian robohnya bangunan berawal dari rembesan.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan terdapat rembesan dari atap sekolah ke plafon," ucap Isnawa. (cr-4)


Berita Terkait


News Update