“Yang penting buat anak sama istri saja,” ujarnya.
Kendala yang dirasakan Umaruddin adalah posisi unit hunian yang berada di lantai atas, mengingat ia tinggal bersama orang tua lansia. Meski begitu, ia tetap berharap relokasi ini membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
“Harapannya semoga ada perubahan. Dari yang kurang layak jadi layak. Itu saja,” kata dia.
Relokasi warga TPU Kebon Nanas ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Jakarta Timur untuk menata kawasan pemakaman sekaligus menyediakan hunian yang lebih manusiawi dan layak bagi warga yang sebelumnya tinggal di area tidak semestinya. (cr-4)
