Memasuki babak kedua, Persija berupaya mempertahankan momentum. Namun, situasi berubah drastis pada menit ke-53 ketika Bruno Tubarao diganjar kartu merah langsung.
Wasit menilai Tubarao dengan sengaja menginjak kaki Beckham Putra yang telah terjatuh usai duel perebutan bola. Keputusan tersebut membuat Persija harus bermain dengan 10 orang sepanjang sisa pertandingan.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persib untuk menekan. Pada menit ke-56, sundulan Julio Cesar nyaris menggandakan keunggulan tuan rumah, tetapi Carlos Eduardo tampil gemilang dengan penyelamatan krusial.
Carlos Eduardo Bersinar, Persib Tetap Efektif
Meski kalah jumlah pemain, Persija masih berupaya bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik. Namun, rapatnya lini belakang Persib membuat upaya tersebut sulit berkembang.
Carlos Eduardo kembali menjadi sorotan pada menit ke-77 setelah menepis tembakan keras Ramon Souza yang mengarah ke sudut gawang. Penampilan impresif sang kiper menjaga Persija tetap dalam jarak aman hingga peluit akhir.
Di sisi lain, Persib beberapa kali memperoleh peluang emas, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tak berubah. Hingga pertandingan usai, keunggulan 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persib Bandung.
Persib Segel Puncak Klasemen
Tambahan tiga poin ini membawa Persib Bandung mengoleksi 38 poin, unggul satu angka dari Borneo FC di posisi kedua. Persija Jakarta harus turun ke peringkat ketiga dengan 35 poin.
Gol cepat Beckham Putra, solidnya pertahanan, serta kedisiplinan taktik menjadi kunci keberhasilan Persib mengamankan status juara paruh musim. Rivalitas klasik Persib vs Persija kembali menghadirkan drama, intensitas, dan kualitas tinggi yang menjadi ciri khas sepak bola nasional.
