Ia juga menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut disampaikan secara sadar tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. Nisya secara khusus meminta maaf kepada manajemen Batik Air dan Lion Group atas kegaduhan yang ditimbulkan.
“Dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group. Pernyataan ini saya sampaikan dengan sebenar-benarnya tanpa paksaan dari siapa pun,” lanjutnya.
Kasus Pramugari Gadungan Jadi Sorotan Publik
Kasus pramugari gadungan Batik Air ini menjadi perbincangan luas di media sosial karena dinilai membahayakan keamanan penerbangan.
Banyak warganet mempertanyakan bagaimana seseorang bisa lolos masuk ke dalam pesawat dengan atribut palsu tanpa terdeteksi sejak awal.
Peristiwa ini pun menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap akses awak kabin dan sistem keamanan penerbangan. Hingga kini, pihak maskapai disebut tengah melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
