Baca Juga: Daftar Bansos Cair di 2026: BPNT, PKH, dan PIP Siap Diterima, Simak Cara Cek Status Penerimanya
Rincian Nominal Bantuan PKH 2026
Besaran bantuan PKH 2026 tetap disesuaikan dengan kategori kepesertaan dalam satu keluarga. Berikut rincian nominal bantuan yang diterima KPM.
- Ibu Hamil/Nifas: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Anak Usia Dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Lansia usia 70 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun
- Anak Sekolah SMA: Rp500.000 per tahap atau Rp2.000.000 per tahun
- Anak Sekolah SMP: Rp375.000 per tahap atau Rp1.500.000 per tahun
- Anak Sekolah SD: Rp225.000 per tahap atau Rp900.000 per tahun
Cara Cek Penerima PKH 2026 Lewat HP
Memastikan status kepesertaan PKH menjadi langkah penting sebelum KPM mendatangi ATM atau kantor pos.
Pemerintah menyediakan layanan pengecekan resmi secara daring yang dapat diakses melalui ponsel. Berikut tahapan pengecekan status penerima PKH 2026.
1. Akses laman resmi Kemensos
Buka peramban (browser) di ponsel dan kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id yang disediakan Kementerian Sosial.
2. Pilih data wilayah domisili
Masukkan informasi wilayah sesuai alamat pada KTP, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa atau Kelurahan.
3. Masukkan identitas penerima manfaat
Ketik nama lengkap KPM sesuai dengan data yang tertera pada KTP agar sistem dapat melakukan pencocokan data.
4. Isi kode keamanan (captcha)
Masukkan empat huruf kode captcha yang muncul di layar sebagai verifikasi keamanan sistem.
5. Mulai proses pencarian data
Klik tombol “Cari Data” untuk memproses pencarian status kepesertaan bansos.
6. Tunggu hasil pencarian ditampilkan
Sistem akan memproses data dan menampilkan informasi kepesertaan bansos sesuai identitas yang dimasukkan.
7. Cek status PKH dan periode bantuan
Perhatikan kolom “PKH”, pastikan tertulis “Ya” serta periode bantuan tercantum Januari-Maret 2026 sebagai tanda bantuan Tahap 1 masih aktif.
Dengan rutin melakukan pengecekan, KPM dapat memastikan status bantuan tetap aktif dan tidak melewatkan informasi penting terkait pencairan dana PKH Tahap 1 tahun 2026.
