3.000 Personel Gabungan Amankan Laga Persib vs Persija

Kamis 08 Jan 2026, 18:26 WIB
Potret Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) markas Persib Bandung. (Sumber: Istimewa)

Potret Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) markas Persib Bandung. (Sumber: Istimewa)

BANDUNG, POSKOTA.CO.ID - Polda Jawa Barat menyiapkan pengamanan ekstra ketat dalam laga panas Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang akan digelar pada 11 Januari 2026 mendatang. Sebanyak 3.000 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi pengamanan dengan melibatkan berbagai instansi. Seluruh potensi kerawanan telah dimitigasi, lengkap dengan langkah antisipasinya.

"Saya langsung mengambil alih pengamanan pertandingan ini. Semua Polres dilibatkan, terutama Polrestabes Bandung dan Polres perbatasan dengan Jakarta," ujar Rudi, Kamis 8 Januari 2026.

Pengamanan tidak hanya melibatkan Polri, tetapi juga TNI dari Kodam III/Siliwangi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta pemerintah kabupaten dan kota.

Baca Juga: Persib vs Persija Tanpa Suporter Tamu, Panpel Ingatkan Sanksi Tegas

Kapolda menegaskan, pengamanan dimulai sejak sebelum hari pertandingan. Sterilisasi stadion akan dilakukan sejak pagi hari, termasuk pemeriksaan berlapis terhadap penonton.

"Body checking akan dilakukan hingga tiga kali. Kami pastikan tidak ada barang berbahaya masuk ke stadion, seperti flare, senjata tajam, alkohol, atau minuman keras," tegasnya.

Selain di area stadion GBLA, pengawasan juga dilakukan di pintu-pintu masuk wilayah Jawa Barat, baik jalur darat maupun kereta api. Polisi juga memantau ruang siber untuk mengantisipasi ajakan, provokasi, atau tantangan antar suporter.

Belajar dari insiden pada 2018 lalu, pengamanan kali ini dinaikkan ke level Polda. Kapolda juga berkoordinasi langsung dengan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Rudi menegaskan, sesuai aturan PSSI, suporter tim tamu dilarang hadir di stadion.

"Tidak diperbolehkan ada suporter lawan yang datang ke Bandung," katanya.


Berita Terkait


News Update