Meski demikian, Rania berharap pemerintah dapat mengendalikan penyebaran penyakit tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Ya harapannya sih pemerintah bisa ngendaliin itu penyakit biar enggak menyebar ke masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Kakorlantas Polri Pastikan Kondisi Jalur Puncak Aman, Berkat Bantuan Supeltas
Sementara itu, Toni (28) warga Kayu Tinggi, mengaku belum banyak mengetahui mengenai Super Flu. Ia mengatakan sejauh ini hanya memahami flu secara umum tanpa mengetahui adanya istilah Super Flu.
“Kurang tahu sih kalau ada penyakit Super Flu, taunya mah flu doang,” kata Toni.
Meski minim informasi, Toni tetap berharap pemerintah dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini agar penyakit tersebut tidak masuk dan menyebar di Jakarta.
“Harapannya sih bisa cepat dicegah sama pemerintah, jangan sampai masuk ke Jakarta,” ujar Toni. (cr-4)
