“Dengan adanya kritik membuktikan kita telah berbuat sesuatu untuk kebaikan rakyat. Kritik itu mencuat karena kita telah berbuat. Tanpa berbuat, kritik tak akan mencuat,” jelas mas Bro.
“Jadi kita tak perlu alergi terhadap kritik ya. Karena dapat dibilang, kritik itu bagaikan pengawal hidup kita,” kata Heri.
“Bagaimana terhadap kritik yang berlebihan?” tanya Yudi.
“Sikapilah secara bijak. Biarlah kritik bertebaran ke segala ruang publik, pada saatnya data dan fakta akan mengungkap kebenaran,” kata Heri.
“Iya juga saatnya akan terungkap, mana yang sebatas wisata bencana, mana pula yang benar - benar kerja buat rakyat. Mana yang pencitraan, mana yang rela berkorban demi kesejahteraan rakyat,” kata mas Bro.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Jangan Terperosok ke Lubang yang Sama
“Publik sangat paham soal ini ya?,” kata Yudi
“Publik semakin cerdas dalam menilai. Tapi, masyarakat terdampak korban bencana yang lebih dapat merasakan, ketimbang publik yang hanya menyaksikan lewat tayangan gambar dan video," ujar mas Bro. (Joko Lestari)
