Monitoring Imlek, Rano Karno Pastikan Ibadah di Jakarta Berjalan Aman

Selasa 17 Feb 2026, 22:57 WIB
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno saat Monitoring perayaan Imlek di Kelenteng Bio Hok Teng Jeng, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Februari 2026. (Sumber: Dok. Pemprov Jakarta)

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno saat Monitoring perayaan Imlek di Kelenteng Bio Hok Teng Jeng, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Februari 2026. (Sumber: Dok. Pemprov Jakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno memonitoring perayaan Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Bio Hok Teng Jeng, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Februari 2026.

Rano menyampaikan, tujuan monitoring ini dilakukan guna memastikan peribadatan di Klenteng atau Viara dapat berjalan dengan lancar.

"Monitoring klenteng atau viara saat perayaan Imlek bertujuan memastikan ibadah berjalan lancar kemudian aman," ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan kehadiran pemerintah juga menjadi bagian dari komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Jakarta.

Baca Juga: PPAPP Jakarta Ajak 60 Lansia Rayakan Imlek 2026 di Bundaran HI

Keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga sebagai wadah menyalurkan aspirasi sekaligus mempererat komunikasi antara pemerintah dan tokoh lintas agama.

"Kita ada yang namanya FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama). Nah, inilah forumnya untuk kita sama-sama menyalurkan aspirasi, memberikan masukan-masukan. ini juga sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan pengurus klenteng dan warga masyarakat dalam rangka merayakan Imleknya tahun ini," ucapnya.

Pada perayaan Imlek tahun ini, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) mengusung tema “Kalau Ada Keadilan, Tiada Persoalan Kemiskinan”.

Menurut Rano, temo itu bermakna pentingnya menjunjung nilai keadilan sebagaimana tertuang dalam Pancasila, khususnya sila kedua dan sila kelima.

Baca Juga: Atraksi Barongsai dan Liong Keliling Danau, Imlek di Floating Market Lembang Meriah

"Tema ini mengingatkan untuk menjunjung keadilan seperti yang tersurat dua kali dalam Pancasila, yaitu sila kedua dan sila kelima," katanya.


Berita Terkait


News Update