Perabotan dan elektronik mulai dari kulkas, televisi, alat penanak nasi, hingga kasur dan sofa rusak total.
"Ya rusak semua. Dapur juga ancur. Rumah orangtua saya di sebelah juga kena," tambahnya.
Sonita menceritakan detik-detik banjir menerjang. Ia sempat mendengar suara gemuruh dari belakang rumah. Ketika masih berada di kamar, suaminya berteriak memberitahu air sudah masuk.
Baca Juga: Dishub Cimahi Pasang Kamera Tilang Elektronik, Telan Anggaran Rp1,29 Miliar
"Pas saya keluar, airnya deras banget. Saya hampir kebawa arus, untung bisa pegangan pagar," ucapnya.
Sementara itu, Suheri, Petugas Lapangan BPBD Bandung Barat yang turun ke lokasi memastikan adanya 13 rumah terdampak, 9 diantaranya rusak ringan, 1 rusak sedang, dan 3 rumah rusak berat.
"Betul, banjir semalam merusak 13 rumah. Penyebabnya saluran drainase di perumahan itu kurang baik sehingga air meluap ke permukiman warga," kata Suheri.
Hingga Jumat pagi, warga masih berjibaku membersihkan lumpur dan puing sisa banjir. Perabotan yang rusak dikeluarkan ke halaman, sementara bagian rumah yang jebol tampak masih menganga menunggu perbaikan. (gat)
