Satpam Perumahan Gagalkan Aksi Perampokan Rp450 Juta di Bekasi Timur

Selasa 11 Nov 2025, 12:02 WIB
Tangkapan layar cuplikan CCTV aksi perampokan bersenjata tajam di Jalan Raya Nonon Sontani, depan Perumahan Spring Ville, Durenjaya, Bekasi Timur. (Sumber: Istimewa)

Tangkapan layar cuplikan CCTV aksi perampokan bersenjata tajam di Jalan Raya Nonon Sontani, depan Perumahan Spring Ville, Durenjaya, Bekasi Timur. (Sumber: Istimewa)

BEKASI TIMUR, POSKOTA.CO.ID – Aksi perampokan bersenjata tajam di Jalan Raya Nonon Sontani, depan Perumahan Spring Ville, Durenjaya, Bekasi Timur, gagal total berkat keberanian dua petugas keamanan perumahan.

Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Ahmadi, menjelaskan korban bernama Muhamad Anhar, karyawan CV Mitra Abadi, yang baru saja mengambil uang perusahaan sebesar Rp450 juta dari Bank BCA Cabang Proyek Bekasi.

“Saat kejadian, korban baru saja mengambil uang perusahaan sebesar Rp450 juta dari Bank BCA Cabang Proyek Bekasi dan sedang dalam perjalanan menuju kantor,” ujar Ahmadi, Selasa 11 November 2025.

Dalam perjalanan, korban dipepet dua sepeda motor yang ditumpangi empat pelaku. Salah satu pelaku menyabetkan senjata tajam ke arah korban hingga terjatuh.

Baca Juga: Pelaku Peledakan di SMAN 72 adalah ABH, Polisi Jaga Privasi Pelaku dan Keluarga 

“Mereka berusaha merampas tas berisi uang,” ungkap Ahmadi.

Korban yang terluka mendapat pertolongan dari dua satpam Perumahan Spring Ville dan warga sekitar.

“Aksi kejahatan itu berhasil digagalkan oleh dua petugas keamanan perumahan yang segera menolong korban,” kata Kapolsek.

Melihat situasi ramai, pelaku langsung kabur tanpa sempat membawa uang. Korban mengalami luka sabetan di punggung dan tangan kiri, namun kini dalam kondisi membaik setelah mendapat perawatan di klinik.

Polsek Bekasi Timur telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota untuk memburu pelaku. “Kami juga sedang menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi,” jelas Ahmadi.

Ahmadi mengimbau masyarakat agar tidak membawa uang dalam jumlah besar sendirian dan memanfaatkan layanan pengawalan polisi.


Berita Terkait


News Update