Obrolan Warteg: Edaran Siskamling

Selasa 09 Sep 2025, 06:59 WIB
Ilustrasi obrolan warteg tiga sahabat membahas Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat, dikemas ringan sambil menikmati kopi dan hidangan sederhana. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Ilustrasi obrolan warteg tiga sahabat membahas Tritura atau Tiga Tuntutan Rakyat, dikemas ringan sambil menikmati kopi dan hidangan sederhana. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

POSKOTA.CO.ID - Belakangan lagi musim tuntutan, sering disebut tuntutan rakyat. Ada yang menamakan tritura – tiga tuntutan rakyat, sepultura- sepuluh tuntutan rakyat, dan terakhir tuntutan 17+8.

 “Terus kita menuntut apa dan kepada siapa?,” kata bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya. mas Bro dan bang Yudi.

“Tuntutan kita sudah diwakili para aktivis, pegiat demokrasi dan rekan – rekan mahasiswa yang menyampaikan secara langsung kepada pemerintah di istana dan pimpinan DPR RI,” kata Yudi.

“Iya juga, tuntutan yang mereka sampaikan tak jauh dari apa yang kita rasakan dan harapkan,” tambah Heri.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Gaji Wakil Rakyat

“Selain ramai menyampaikan tuntutan, kini lagi musim surat edaran dari pimpinan instansi kepada jajarannya, komandan kepada anak buahnya untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif, “ kata mas Bro.

“Ada juga surat edaran Mendagri kepada kepada kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati/wali kota untuk mengaktifkan kembali siskamling ya,” kata Yudi.

Seperti diberitakan, melalui surat edaran yang dikeluarkan 3 September 2025, Kemendagri meminta agar para kepala daerah menggerakkan siskamling. Tujuannya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Siskamling dapat digelar pada berbagai tingkatan hingga ronda di tingkat RT/RW.

“Berarti ujung tombaknya ada di RT/RW ya. Kalau di lingkungan RT/RW sudah aman dan tertib, maka akan aman dan tertib pula tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten//kota hingga nasional,” urai mas Bro.

“Jadi RT /RW punya peran strategis dalam menjaga kamtibmas. Mestinya ada apresiasi, dapat honor ya,” kata Heri.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Tak Cukup Kata Maaf


Berita Terkait


News Update