Pemprov Jakarta Imbau Fasilitas Umum Tidak Dirusak saat Demo

Minggu 31 Agu 2025, 14:10 WIB
Seorang anak kecil melihat kendaraan roda empat yang terbakar saat demonstrasi di Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Seorang anak kecil melihat kendaraan roda empat yang terbakar saat demonstrasi di Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengimbau massa aksi tidak menimbulkan kerusakan fasilitas umum di ibu kota.

"Hindari terjadinya pengrusakan fasilitas umum dan juga fasilitas lainnya maupun aset pribadi karena sesungguhnya semua fasilitas umum adalah milik kita bersama tentu digunakan untuk manfaat bagi warga," kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, Minggu, 31 Agustus 2025.

Menurut Chico, seluruh sarana publik yang ada di Jakarta merupakan milik bersama. Ia menilai, fasilitas seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

"Jaga Jakarta supaya situasi tetap kondusif, dan mari menyuarakan aspirasi dengan cara yang berada dalam koridor hukum, dengan aman, damai, dan tertib,” ucapnya.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Masih Kalkulasi Kerugian Fasilitas Umum akibat Dirusak Massa

Sementara itu, ia turut menyinggung pentingnya menjaga ketenteraman rumah dan tempat tinggal warga Jakarta. Oleh karena itu, gelombang demonstrasi diharapkan tidak lagi menimbulkan ekses negatif.

"Begitu juga dengan rumah rumah atau tempat tinggal pribadi dari saudara saudara kita sesungguhnya adalah sesama warga negara yang tentu harus kita jaga bersama," tuturnya.

Dalam imbauan ini, ia ingin memastikan semua fasilitas kota, termasuk sarana transportasi umum, dapat segera kembali beroperasi normal 100 persen.

"Semoga tidak ada lagi ekses negatif dari gelombang demonstrasi dan harapannya Jakarta semua fasilitas termasuk transportasi umum kembali pulih 100 persen dan kita bisa beraktifitas normal semua di hari hari ke depan," katanya.


Berita Terkait


News Update