Guru Besar UI Desak Pejabat Jangan Sombong: Penjarahan Makin Brutal Seperti 1998

Minggu 31 Agu 2025, 16:47 WIB
Jimly Asshiddiqie, Ahmad Tri Hawaari

Jimly Asshiddiqie, Ahmad Tri Hawaari

POSKOTA.CO.ID – Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Indonesia (UI), Jimly Asshiddiqie turut menyoroti demo yang terjadi belakangan di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui akun X pribadi @JimlyAs, mengatakan saat ini sudah terjadi kerusuhan di mana-mana.

Menurutnya, kejadian ini mirip dengan kejadian tahun 1998 silam.

“Rusuh dimana2. Pnjarahan rumah2 pjbt pun makin brutal sperti 1998,” ucapnya seperti dilansir Poskota pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Baca Juga: Hingga Sabtu Tengah Malam, Massa Terus Bergerak ke Gedung DPR

Ia menyarankan agar ketua RT di sekitar rumah pejabat agar mencegah terjadinya penjarahan.

“Sbaiknya ketua RT di skitar rumah pjbt, pimpinlah warga cegah pnjarahan2 brlanjut,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jimly juga meminta pejabat eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk berhati-hati dalam bertuturnkata serta perilaku.

Baca Juga: Ketua DPR RI Puan Maharani Minta Maaf ke Masyarakat: Kami Akan Evaluasi

“Kpd semua pjbt eks, leg & jg yud hati2lah brtutur kata & perilaku. Jngan SOMBONG di depan rakyat. Ini ttg ktimpangan & ksombongan,” imbuhnya.

Ringkasan demo belakangan ini

25 Agustus 2025: Ribuan mahasiswa, buruh, ojol, dan warga turun ke jalan memprotes tunjangan perumahan anggota DPR sebesar Rp50 juta per bulan. Demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR di Jakarta berujung bentrokan dengan polisi yang menembakkan gas air mata dan water cannon. Protes serupa juga terjadi di kota-kota lain seperti Medan dan Pontianak.


Berita Terkait


News Update