Ketua DPR RI Puan Maharani Minta Maaf ke Masyarakat: Kami Akan Evaluasi

Sabtu 30 Agu 2025, 21:17 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani dan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, melayat ke rumah duka driver ojol Affan Kurniawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 30 Agustus 2025. (Sumber: POSKOTA | Foto: Pandi Ramedhan)

Ketua DPR RI, Puan Maharani dan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, melayat ke rumah duka driver ojol Affan Kurniawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 30 Agustus 2025. (Sumber: POSKOTA | Foto: Pandi Ramedhan)

MENTENG, POSKOTA.CO.ID - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena lembaga yang dipimpinnya belum dapat bekerja maksimal.

"Pertama-tama tentu saja atas nama anggota DPR dan pimpinan DPR, sekali lagi saya meminta maaf jika kami sebagai wakil rakyat belum bisa bekerja dengan baik secara sempurna," kata Puan kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Puan menyampaikan, pihaknya atau DPR RI bakal mengevaluasi dan berbenah.

"Kami akan mengevaluasi, kami akan berbenah diri, kami akan mendengar aspirasi rakyat dengan lebih sehat, lebih baik dalam gotong royong membangun bangsa," kata dia.

Baca Juga: Puan Maharani Minta Semua Pihak Menahan Diri dan tidak Saling Menyakiti

Disamping itu, Puan meminta kepada semua pihak untuk saling menahan diri demi menjaga kondusivitas di tengah situasi dan kondisi saat ini pascaunjuk rasa yang berujung kericuhan hingga menelan korban jiwa di Jakarta dan Makassar.

"Semua harus menahan diri, dan jangan saling menyakitkan. Mari kita jaga kesatuan dan kesatuan bangsa bersama-sama. Jangan kita terpecah belah. Jangan kita korbankan bangsa dan wilayahnya," ucap dia.

Puan juga meminta kepada pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus kematian driver ojol Affan Kurniawan yang dilindas mobil rantis Brimob saat kericuhan yang terjadi pada Kamis, 28 Agustus 2025 di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

"Tentu saja pada kesempatan ini, meminta kepada kepolisian dan setiap jajaran untuk mengusut tuntas dan secara transparan mengungkap dan menyelidiki tragedi ini. Dan kami tentu saja akan mengawal ini sampai selesai," tegas dia.

"Dan jangan sampai insiden seperti ini terjadi kembali, jangan sampai tragedi ini terulang kembali," ungkapnya.


Berita Terkait


News Update