Anggota DPRD Jabar Ingatkan PAPS Harus Tepat Sasaran untuk Anak Keluarga Miskin

Minggu 31 Agu 2025, 20:11 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat, Abdul Karim. (Sumber: Abdul Karim)

Anggota DPRD Jawa Barat, Abdul Karim. (Sumber: Abdul Karim)

BANDUNG, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Abdul Karim menegaskan, Program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) benar-benar tepat sasaran.

Ia menekankan, program ini hanya ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang berisiko tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah.

“Sekali lagi mohon dicatat, PAPS ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin, bukan untuk mereka yang secara ekonomi mampu. Fokusnya jelas: agar anak-anak dari keluarga miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap bisa bersekolah,” kata Abdul Karim dalam keterangannya.

PAPS merupakan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk menjamin akses pendidikan menengah bagi siswa yang terkendala biaya. Program ini dilaksanakan melalui penambahan kuota penerimaan di sekolah negeri, baik lewat jalur Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) maupun dengan membuka rombongan belajar tambahan (rombel). Selain itu, dukungan juga diberikan melalui program Pembebasan Biaya Pendidikan (PHP).

Baca Juga: Awas Kelewat! Ini Jadwal Pencairan Bansos KLJ Agustus 2025

Menurut politisi Partai Gerindra itu, lulusan SMP yang kesulitan masuk SMA atau SMK negeri, karena keterbatasan kuota setiap tahun. Kondisi tersebut paling dirasakan keluarga miskin yang tidak sanggup menanggung biaya sekolah swasta.

Oleh karena itu, PAPS diharapkan bisa menjadi solusi dengan memastikan adanya kursi tambahan di sekolah negeri.

“Pak Gubernur sudah memberi perhatian besar supaya masyarakat miskin tidak putus sekolah. Kita sebagai wakil rakyat ingin memastikan program ini berjalan sesuai tujuan awalnya,” ujarnya.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Cianjur itu juga mengingatkan dinas pendidikan serta pihak sekolah untuk memperketat mekanisme pendataan penerima manfaat. Hal ini penting agar program benar-benar dinikmati oleh keluarga tidak mampu.

Baca Juga: Bansos PKH Rp600 Ribu Cair Agustus 2025, Ini Cara Cek Penerima Lewat HP dengan Mudah

“Kalau tidak diawasi, program sebagus apa pun bisa meleset sasaran. Jangan sampai kursi tambahan yang seharusnya untuk anak miskin justru dipakai oleh mereka yang mampu,” tuturnya.


Berita Terkait


News Update