Selain itu, para pemimpin Kamboja, Laos, dan Myanmar juga diperkirakan menghadiri acara tersebut usai mengikuti KTT Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Tianjin beberapa hari sebelumnya, sebagaimana dilaporkan oleh South China Morning Post (SCMP).
Baca Juga: Gagasan Sekolat Rakyat dari Prabowo Subianto Disambut Optimis oleh Para Pendidik
Demo di Indonesia
Sejak 25 Agustus 2025, demonstrasi besar-besaran meletus di Jakarta dan sejumlah kota lainnya sebagai wujud protes terhadap kebijakan kontroversial pemerintah, terutama soal tunjangan anggota DPR RI.
Tunjangan perumahan baru sejumlah Rp50 juta per bulan, hampir sepuluh kali lipat Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta, memicu kemarahan masyarakat yang menganggapnya tidak etis di tengah tekanan ekonomi dan biaya hidup yang melonjak.
Demonstran, termasuk mahasiswa, serikat pekerja, dan warga ojek daring, memblokir akses ke gedung DPR/MPR, membakar ban, melontarkan bom molotov, hingga bentrok dengan aparat keamanan yang membalas dengan gas air mata dan water cannon.
Ketika suasana demonstrasi semakin memanas, insiden tragis terjadi: seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan (21) tewas dilindas kendaraan taktis Brimob di sekitar gedung DPR.
Peristiwa ini menjadi pemicu gelombang kemarahan baru, yang kemudian memicu kerusuhan lebih luas sepanjang akhir Agustus.