Kericuhan di Jalan Otista merupakan kelanjutan dari aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh pada Kamis, 28 Agustus 2025 sore.
Kemudian malam harinya, pada saat aparat kepolisian memukul massa yang ricuh, salah satu mobil rintis menabrak dan melindas seorang driver Ojol hingga tewas di RSCM.
Peristiwa tragis ini bermula saat demonstrasi buruh dan mahasiswa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta Pusat berujung ricuh.
Massa yang menolak kenaikan tunjangan anggota DPR memicu kericuhan hingga ke Jalan Penjernihan Raya, Pejompongan.
Baca Juga: 7 Polisi dalam Rantis Pelindas Driver Ojol Ditahan
Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB, AK, yang diduga panik akibat situasi, terjatuh dari motornya.
Sebuah mobil rantis Brimob kemudian melindas korban, meski massa berteriak memperingatkan adanya ojol di bawah kendaraan.
Namun pengendara mobil rantis tersebut tetap melaju dan melindas korban.