BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID – Budayawan Sunda, Budi Dalton, mengingatkan anak muda agar tidak terlalu banyak bermain gawai hingga melupakan buku.
Menurut Budi, meski kini serba digital, buku fisik tetap tidak bisa tergantikan. Baginya, buku fisik memiliki nilai tersendiri karena sejarah membaca yang ia miliki.
"Memang dulu saya seneng baca. Dan diharapkan juga saat ini budaya itu tidak hilang,” ujar Budi saat menghadiri pameran buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Books di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Jumat, 29 Agustus 2025.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Janji Sampaikan Tuntutan Hapus Tunjangan DPR RI
Ia mengakui, e-book memang lebih praktis karena ribuan bacaan bisa dibuka hanya dengan sekali klik.
"Tapi enggak semua orang bisa menikmati fasilitas itu," ucapnya.
Budi menilai pameran buku seperti BBW sangat penting. Selain jadi ajang berburu bacaan murah, juga bisa mengetahui tren literasi.
"Misalnya ada best sellernya, berarti itu yang lagi in. Paling tidak saya tahu apa yang sedang dibicarakan orang saat ini, biar nggak ketinggalan zaman," ungkapnya.
Soal minat baca di Indonesia, Budi tidak menutup mata. Menurutnya, penurunannya sudah jelas terlihat.
"Anak-anak sekarang lebih gampang pegang gawai daripada buka buku. Tapi nggak semua buku berharga ada versi digitalnya. Maka dari itu, pameran kayak gini penting banget," paparnya.
Budi menambahkan, membaca bukan hanya soal menambah ilmu, tapi juga nostalgia.