Budi Dalton Ingatkan Anak Muda Tak Tinggalkan Buku Fisik

Jumat 29 Agu 2025, 10:10 WIB
Budayawan Sunda, Budi Setiawan Garda Pandawa, saat mengunjungi workshop BBW di Kotabaru Parahyangan, Bandung Barat, Jumat 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Budayawan Sunda, Budi Setiawan Garda Pandawa, saat mengunjungi workshop BBW di Kotabaru Parahyangan, Bandung Barat, Jumat 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Baca Juga: Dishub Kota Bekasi Ajukan Jalur Baru Biskita Trans Patriot

"Barusan lihat Supersonic. Itu ada satu buku tentang Oasis, band idola di zaman saya dulu," ujarnya sambil tersenyum.

Pesannya tegas, jangan sampai budaya membaca buku fisik hilang digilas arus digital.

Sementara itu, Bazar Buku Internasional Big Bad Wolf (BBW) Books resmi dibuka di Parahyangan Convention, Kota Baru Parahyangan, Bandung. Mengusung semangat “Ubah Dunia, Satu Buku Setiap Waktu”, BBW Bandung 2025 menghadirkan lebih dari 1 juta buku baru dengan diskon hingga 90 persen.

Pameran ini berlangsung 28 Agustus–7 September 2025, setiap hari pukul 09.00–24.00 WIB, gratis untuk umum.

Pendiri BBW Books, Andrew Yap, mengatakan pihaknya bangga kembali hadir di Bandung yang dikenal sebagai kota budaya, kreativitas, dan pendidikan.
"BBW adalah gerakan global, dan di Bandung kami ingin menyatu bersama semangat mudanya dan literasi dalam satu ruang," kata Andrew.

Baca Juga: Bukan Sedang Demo, Affan Kurniawan Justru Antar Orderan Saat Tewas Dilindas Brimob

Menurut Andrew, BBW lahir dari keyakinan bahwa buku tidak boleh menjadi barang mewah.

"Buku adalah jembatan lintas budaya, dan kami percaya membaca dapat menyemangati, menginspirasi, dan menghibur siapa saja," tuturnya.

Tahun ini, BBW Bandung menghadirkan lebih dari 1 juta buku dari berbagai genre, mulai buku anak, pengembangan diri, fiksi, nonfiksi, hingga koleksi referensi populer.

Sebagian hadir dalam edisi bahasa Inggris dan sebagian lainnya berbahasa Indonesia.

"Tentu harapannya, tidak hanya menjadi bazar buku, BBW Bandung 2025 menjadi bagian dari gaya hidup untuk menjelajah dunia melalui halaman demi halaman buku," imbuh Andrew.


Berita Terkait


News Update