Pinjol legal hanya meminta data dasar seperti nama, nomor telepon, dan rekening bank untuk keperluan verifikasi.
Pinjol ilegal kerap meminta data sensitif seperti PIN atau kata sandi perbankan dengan alasan mempercepat pencairan dana, yang dapat mengakibatkan pencurian dana dari rekening Anda.
Jangan pernah memberikan PIN atau kata sandi perbankan. Bank maupun pinjol legal tidak akan meminta informasi ini.
Baca Juga: 5 Strategi Atasi Masalah Keuangan tanpa Pinjol
Tagihan ke Rekening Pribadi atau E-Money
Semua transaksi pinjol legal dilakukan melalui aplikasi atau website, termasuk pembayaran tagihan ke rekening perusahaan resmi.
Pinjol ilegal sering meminta pembayaran ke rekening pribadi atau dompet digital, yang merupakan modus penipuan.
Pastikan pembayaran tagihan hanya dilakukan ke rekening resmi sesuai informasi di aplikasi atau website pinjol.
Baca Juga: 3 Poin yang Mesti Diperhatikan agar Tak Kena Tipu Pinjol Ilegal
Tampilan Media Sosial Tidak Profesional
Pinjol legal memiliki akun media sosial yang dikelola secara profesional dengan konten rapi, gambar berkualitas, dan jumlah pengikut asli.
Sebaliknya, akun media sosial pinjol ilegal tampak berantakan, menggunakan gambar berkualitas rendah, atau mengambil konten dari pinjol lain.
Teliti tampilan media sosial pinjol, termasuk susunan postingan dan keaslian pengikut, sebelum mempercayai tawaran mereka.
