Tingkatkan Kapasitas Pengelola Data, Dirjen Dukcapil: Infrastruktur Kuat Tak Cukup tanpa SDM Andal

Kamis 07 Mei 2026, 15:33 WIB
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi kepada awak media di Savero Hotel, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu, 6 Mei 2026. (Sumber: Dok. Kemendagri)

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi kepada awak media di Savero Hotel, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu, 6 Mei 2026. (Sumber: Dok. Kemendagri)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi menegaskan, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam pengelolaan data kependudukan di era digital.

Hal tersebut disampaikan Teguh dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola Data Kependudukan bagi Aparat Disdukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2026 Angkatan I di Savero Hotel, Depok, Jawa Barat, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menekankan, pembangunan sistem kependudukan tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur seperti server, jaringan, dan keamanan siber, tetapi juga harus diimbangi dengan kesiapan SDM sebagai pengelola utama.

“Kalau infrastruktur jaringan cybersecurity kuat tapi SDM-nya jebol, apa artinya?” kata Teguh dalam keterangannya.

Baca Juga: Wamendagri Bima Arya Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah Kunci Hadapi Tantangan Global dan Perkuat Daya Saing Nasional

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas aparatur Dukcapil seiring percepatan transformasi digital yang tengah dijalankan. Melalui kebijakan Dukcapil Go Digital, pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan utama yang harus diimbangi dengan kemampuan aparatur dalam mengelola dan memanfaatkannya secara optimal.

“Kalau sudah Go Digital, artinya pemanfaatan IT (menjadi) sangat urgen,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, data kependudukan memiliki posisi strategis sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Data Dukcapil itu adalah memayungi, menjadi basi (dan) tulang punggung terhadap semua pelayanan, kita mendasari semua pelayanan publik,” ucapnya.

Baca Juga: Sabet Penghargaan, Wamendagri Ribka Haluk Serukan Peran Aktif Perempuan

Sementara itu, data kependudukan tidak hanya dimanfaatkan untuk pelayanan administrasi, tetapi rujukan perencanaan pembangunan, penyaluran bantuan, hingga pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu), dan pemilihan kepala daerah (Pilkada).


Berita Terkait


News Update