Idealnya, total cicilan tidak melebihi 30 persen dari penghasilan. Kurangi beban utang lain sebelum mengajukan pinjaman baru.
4. Pilih Jenis Pinjaman yang Spesifik
Pinjaman yang sesuai dengan tujuan biasanya lebih mudah disetujui. Beberapa lembaga keuangan menyediakan jenis pinjaman khusus seperti pinjaman pendidikan, renovasi rumah, kebutuhan kesehatan, dan modal usaha.
Sesuaikan pinjaman dengan kebutuhan, dan pilih penyedia layanan yang memiliki produk relevan.
5. Pertimbangkan Pinjaman Tanpa Agunan
Pinjaman tanpa agunan atau Kredit Tanpa Agunan (KTA) lebih mudah diakses karena tidak memerlukan jaminan. Saat ini, baik aplikasi pinjol maupun bank menyediakan layanan KTA.
Persyaratan umum:
- KTP dan KK
- Slip gaji atau bukti penghasilan
- Rekening koran 3 bulan terakhir
- Surat nikah (jika sudah menikah)
Baca Juga: 3 Cara Hadapi Modus Penipuan Tagihan Pinjol Ilegal dan Langkah Pencegahannya
6. Cari Pinjaman Tanpa BI Checking
Beberapa lembaga keuangan menawarkan produk pinjaman tanpa pemeriksaan riwayat kredit (BI Checking). Ini sangat cocok bagi kamu yang belum punya histori kredit sama sekali.
Pastikan memilih penyedia pinjaman yang resmi terdaftar dan diawasi OJK. Pastikan suku bunga dan tenor sesuai kemampuan finansial.
Selain itu, tetap hati-hati karena banyak pinjol ilegal yang menawarkan pinjaman tanpa BI Checking dengan bunga tak masuk akal.
7. Lunasi Pinjaman Sebelumnya
Memiliki pinjaman yang belum lunas atau menunggak adalah salah satu alasan utama pengajuan baru ditolak. Pemberi pinjaman akan melihat kamu sebagai risiko tinggi.
Prioritaskan pelunasan utang lama sebelum mengajukan pinjaman baru. Bisa hubungi penyedia pinjaman jika ada kesulitan agar bisa diberikan restrukturisasi dalam kredit pinjaman Anda.
8. Gunakan Satu Aplikasi Pinjaman Terpercaya
Menggunakan banyak aplikasi pinjaman sekaligus dapat memicu tanda bahaya bagi sistem penilaian kredit. Pilih satu atau dua aplikasi yang benar-benar terpercaya.